Banyak yg salah mengartikan arti drpada lafadz
"Minal A'idin" dgn mengartikannya "Mohon Maaf Lahir dan Bathin". Juga translate ke huruf latinnya yg sering salah, spt "Minal Aidzin wal Faidzin" atau "Minal Aizin Wal Faidzin" dsb........
Coba kita lihat tulisan arabnya:
"من العا ئدين والفائزين"
Maka penulisan latinnya yg benar adalah:
"MINAL A'IDIIN WAL FAAIZIIN"
Artinya:
Semoga termasuk drpd org yg kembali (fitrah) dan bahagia (dunia dan akherat)
Krn memang janji Alloh spt itu (fitrah/suci) sesuai Hadits Baginda Nabi saw " brgsiapa yg berpuasa "Imanan Wahtisaaban" maka akan keluar (dr bln romadhon) spt bayi yg baru dilahirkan (fitrah).
Makna "Imaanan Wahtisaban" sndiri adl bepuasa dgn benar2 krn Alloh,menjaga hati dan seluruh tubuh dr maksiat kepadaNya.
Tentu saja, ini hnya dpt dicapai oleh org2 yg benar2 mengisi bulan ini dgn ibadah krn Alloh (bkn menulis status ibadahnya di media sosial..spt "alhamdulillaah,qur'annya sdh khatam" dll...8-} ) yg kebanyakan kita tentu sj melakukan hal ini....X_X
Bahkan banyak diantaranya yg puasa tp tak sholat,puasa tp tak menutup aurat,puasa tp ttp maksiat, ghibah, bohong, dan masih banyak lagi....ma
Padahal jika melihat dr segi kualitas ibadah kita kpd Alloh selama bln Romadhon ini kita msh sgt jauh dari arti "Minal A'idin" tsb. Puasa kita hnya sebatas menahan lapar dan haus saja, tak lebih. Berbeda dgn para ulama salaf dahulu, mrk benar2 menghidupkan bulan mulia ini hanya semata2 utk beribadah kpd Alloh.
Maka dr itu Imam al-Ghozali membagi tingkatan puasa menjadi 3 :
- Puasa awam (menahan lapar dan haus doang......=;( )
- Puasa Khos (menahan nafsu)
- Puasa khowasil Khowas (menahan seluruh anggota tubuh,hati, dan fikiran dr maksiat)
Gelar "Minal A'idin" hanya bs dibuktikan jika kita melihat seseorg tsb stlh melewati bulan romadlon ini, lihatlah...jika ibadahnya makin giat,akhlak mkn bagus maka dijamin orang ini LAYAK dpt gelar "Minal A'idiin Wal Faaiziin"
Semoga kita bisaaaa.....! :-)< O:)
By Mundzier
IRDP Rouhah Group
27 Juli 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar